TUGAS MANDIRI 4-PENGANTAR TEKNIK INDUSTRI KAMPUS MILENIAL ITBI

NAMA:CHRISTIN
JURUSAN:TEKNIK INDUSTRI S-1
KELAS:MALAM
Jawab:
ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOKAN SPRING BED PADA PT. MASSINDO SINAR PRATAMA KOTA MANADO.

Latar belakang:
Perkembangan pesat teknologi informasi, komunikasi, maupun proses pabrikan mengakibatkan pendeknya siklus hidup produk. Oleh karena itu setiap perusahaan akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, pelayanan yang cepat, mudah, dan terus menciptakan berbagai inovasi-inovasi baru untuk tetap dapat unggul dan bertahan di pasar. Selain produktivitas dan efisiensi yang perlu ditingkatkan, perusahaan juga harus memahami dan mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen. Pada dasarnya konsumen mengharapkan dapat memperoleh produk yang memiliki manfaat pada tingkat harga yang dapat dijangkau. Untuk mewujudkan keinginan konsumen tersebut maka setiap perusahaan berusaha secara optimal untuk menggunakan seluruh asset dan tanpa mengurangi kualitas produk maupun standar yang sudah ditetapkan. Salah satu upaya untuk mereduksi biaya adalah melalui optimalisasi distribusi material dari pemasok, aliran material dalam proses produksi sampai dengan distribusi produk ke tangan konsumen. Distribusi yang optimal dalam hal ini dapat dicapai melalui penerapan konsep supply chain sanagement (Widiyarto, 2012: 93).
Manajemen rantai pasokan merupakan bidang kajian yang terletak pada efisiensi dan efektifitas aliran barang, informasi, dan aliran uang yang terjadi secara simultan sehingga dapat menyatukan SCM dengan pihak yang terlibat. Pada manajemen rantai pasokan tidak hanya berorientasi pada urusan tetapi memihak pada internal perusahaan, melainkan juga urusan eksternal yang menyangkut hubungan dengan perusahaan - perusahaan partner. Untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan ketepatan dalam pengiriman produk yang sesuai dengan keinginan konsumen, diperlukan adanya kerjasama antara elemen - elemen dalam rantai pasokan yang baik (Ariska et. al., 2016: 2).

PT. Massindo Sinar Pratama merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur khususnya pada bagia perabot rumah tangga yang memproduksi kasur pegas (spring bed), busa, dan kursi serta menjual. Perabot rumah tangga merupakan produk yang dibutuhkan masyarakat.

Tujuan&manfaat:
Berdasarkan permasalahan yang dirumuskan di atas maka tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penerapan proses manajemen rantai pasokan spring bed pada PT. Massindo Sinar Pratama Kota Manado, dengan melihat tahapan yang terjadi dalam rantai pasokan mengnai pihak supplier, manufacture, retailer sampai ke tangan konsumen.

Metode:
Jenis Penelitian:
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sugiyono (2008:24), metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, di mana peneliti adalah sebagai instrument kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan, analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.

Tempat dan Waktu Penelitian:
Penelitian ini, penulis menentukan lokasi atau tempat penelitian dilaksanakan, dalam hal ini mempermudah peneliti dalam mengambil data sebagai referensi penelitian.
Lokasi penelitian yaitu pada Perusahaan PT. Massindo Sinar Pratama Manado Sulawesi Utara, Jl. Husni Thamrin No. 164. Kel. Cereme Kampung Islam. Kec. Tuminting Manado / Kode Pos: 95234. Untuk waktu penelitian adalah bulan Februari sampai bulan April 2017.

Informan Penelitian:
Informan penelitian adalah orang yang memberikan informasi baik tentang dirinya ataupun orang lain atau suatu kejadian atau suatu hal kepada peneliti atau pewancara mendalam (Afrizal, 2014:139). Didalam informan 1 yang terlibat diantaranya yaitu dari pihak perusahaan dipercayakan untuk diwawancara permintaan data dengan bapak Onal Kaawoan jabatan dalm perusahaan sebagai Supervisor Operasional, dan informan ke 2 yaitu dari pihak Sleep Center Comforta.

Prosedur Pengumpulan Data:
Metode pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah:
a. Wawancara
Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu yang dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara dan narasumber
b. Observasi
Mendefinisikan observasi sebagai suatu proses yang kompleks. Tersusun dari berbagai proses biologis dan psikhologis melihat dan mengamati
c. Dokumentasi
Studi dokumentasi adalah salah satu metode pengumpulan data kulitatif dengan melihat atau menganalisis dokumen-dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau oleh orang lain tentang subjek studi dokumentasi eperti catatan, foto, dan rekaman video/suara.

Sumber Data:
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer. Data Primer adalah data yang di peroleh atau dikumpulkan secara langsung dari informan. Data ini berupa hasil dari wawancara mendalam dan observasi yang dilakukan oleh peneliti tentang supply chain management kepada informan terkait

Metode Analisis Data Operasional
Penelitian menggunakan analisis data kualitatif dari Miles and Hubarman (1992) dengan prosedur sebagai berikut.

1. Reduksi Data
Data diperoleh dilokasi penelitian (data lapangan) dituangkan dalam urain atau laporan yang lengkap dan terinci. Laporan lapangan oleh peneliti direduksi, dirangkum dan dipilih. Hal-hal pokok, difokuskan pada hal- hal yang penting kemudian dicari polanya. Selama pengumpulan data berlangsung diadakan tahap reduksi data, selanjutnya dengan jalan membuat ringkasan, mrngkode, menelusuri pola dan menulis momerandum teoritis.

2. Penyajian Data
Penyajian data dimaksudkan agar memudahkan peneliti untuk melihat gambaran secara keseluruhan atau bagian-bagian tertentu dari focus peneltian

3.Menarik Kesimpulan/Verivikasi
Verifikasi data dalam penelitian kualitatif dilakukan secara terus menerus selama proses penelitian berlangsung. Sejak awal memasuki lapangan dan selama proses pengumpulan data, peneliti berusaha untuk menganalisis dan mencari makna kata-kata yang dikumpulkan yaitu mencari pola, tema hubungan bersamaan, hal-hal yang sedang timbul, hipotesis atau sebagainya untuk dituangkan dalam kesimpulan yang sifatnya masih tentative. Bertambahnya data melalui proses verifikasi secara terus menerus barulah dapat ditarik kesimpulan.

Kesimpulan:
Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan proses manajemen rantai pasokan pada PT. Massindo Sinar Pratama adalah terdapat pada fungsi manajemen yang mendukung kegiatan rantai pasokan spring bed dimana bagian perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaaan dan pengawasan. Pada rantai pasokan yang baik yaitu lancar, memenuhi kualitas, serta tepat waktu akan berdampak pada persediaan bahan baku yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan baik untuk persediaan jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Terdapat alur kegiatan rantai pasokan dari pihak supplier yang akan mengirimkan bahan baku dengan waktu yang tepat dan akan siap untuk di produksi perusahaan, dan akan didistribusikan ke retailer hingga ke tangan konsumen.

Komentar